LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe mengerahkan puluhan personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa yang digelar oleh Front Rakyat Pro Demokrasi, pada Selasa (17/9/2024). Unjuk rasa dengan menggunakan atribut spanduk tersebut dihadiri sekitar 30 orang yang berlangsung di pusat kota, dengan tuntutan utama agar status tersangka yang disematkan kepada sejumlah aktivis dicabut.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, S.I.K., melalui Kabag Ops Kompol Abdul Muin, SE, MM, mengatakan bahwa personel yang dikerahkan berasal dari berbagai satuan, mulai dari Sabhara hingga Lantas. “Kami menurunkan puluhan personel untuk memastikan unjuk rasa berjalan tertib dan lancar tanpa gangguan keamanan,” jelasnya.
Aksi ini berlangsung dengan damai, meskipun pengunjuk rasa sempat berorasi selama beberapa jam di taman mini Kota Lhokseumawe. Mereka mendesak agar pemerintah dan aparat penegak hukum mencabut status tersangka terhadap sejumlah aktivis yang mereka anggap kriminalisasi terhadap kebebasan berpendapat.
“Polres Lhokseumawe berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung, serta menghormati hak warga dalam menyampaikan aspirasi secara damai,” pungkad Kompol Abdul Muin
Lhokseumawe – Aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar oleh Solidaritas Mahasiswa Untuk…
Lhokseumawe – Guna mengantisipasi aksi balap liar dan kenakalan remaja saat berlangsungnya ibadah Sholat Jumat,…
Lhokseumawe – Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Lhokseumawe melaksanakan…
Lhokseumawe – Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), personel Polsek Banda Sakti…
Lhokseumawe – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe bergerak…
Aceh Utara – Polres Lhokseumawe melaksanakan pengamanan kegiatan penetapan eksekusi tanah dan bangunan objek sengketa…