LHOKSEUMAWE – Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, S.I.K, M.H, beserta staf dan jajaran hari ini, sabtu (16/01/2021), menyampaikan turut berduka duka cita atas musibah banjir yang terjadi di Kalimantan selatan (Kalsel).

“Musibah ini sesungguhnya terjadi atas kehendak Allah yang tidak dapat dicegah oleh hamba-Nya dan mari kita ambil hikmahnya” ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, S.I.K, M.H kepada awak media.
Lanjutnya, kami mendoakan agar banjir bandang yang merendam tempat tinggal masyarakat segera surut, sehingga aktivitas masyarakat pun bisa pulih kembali.
“Polres Lhokseumawe dan jajaran turut berduka cita, mudah-mudahan korban terdampak banjir diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah di Kalimantan Selatan itu,” tutur Kapolres Lhokseumawe.
Sebelumnya, Kalsel banjir sejak 10 Januari 2021 dan belum surut hingga hari ini. BNPB mencatat banjir telah melanda 7 kabupaten/kota di Kalsel. Ketujuh daerah yakni Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Tabalong.
Kapusdatinkom BNPB, Raditya Jati, mengatakan dampak banjir paling parah terjadi Kabupaten Banjar dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Korban tewas sebanyak 5 orang seluruhnya berada di Hulu Sungai Tengah.
Adapun secara total, banjir tersebut merendam 27.111 rumah terendam dan membuat 112.709 warga mengungsi.
Tribratanews Polres Lhokseumawe Portal Berita Polres Lhokseumawe