Aceh Utara – Kehadiran Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., membawa suasana berbeda di titik pengungsian warga Lhok pungki di Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Minggu (19/1/2026). Di tengah keterbatasan hidup di pengungsian, tawa dan keceriaan kaum ibu pengungsi pun pecah berkat pendekatan hangat dan humanis yang dilakukan Kapolres.
Tak sekadar meninjau kondisi pengungsian, Kapolres Lhokseumawe mengajak kaum ibu berinteraksi melalui kuis ringan, bernyanyi bersama, serta memberikan hadiah berupa uang tunai kepada warga yang berani dan mampu menjawab pertanyaan. Suasana semakin meriah ketika Kapolres membocorkan inisial nama orang tuanya, yakni huruf “A”.
Dari sejumlah ibu yang mencoba menjawab, seorang pengungsi dengan penuh semangat menyebut nama “Abdullah”. Jawaban tersebut disambut tepuk tangan dan tawa meskipun belum lengkap, nama orang tua adalah Abdullah Ali, Kapolres tetap memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan partisipasi warga.
Momen haru sekaligus hangat juga terlihat ketika seorang nenek pengungsi tampil menyanyikan lagu daerah Aceh Bungong Jeumpa di hadapan Kapolres. Walaupun usia telah lanjut, ingatan sang nenek terhadap syair lagu masih begitu kuat. Alunan lagu tersebut menghadirkan keakraban dan menjadi penghibur bagi para pengungsi yang hadir.
Di akhir kegiatan, para kaum ibu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian serta kedekatan Kapolres Lhokseumawe dengan warga pengungsi. Mereka menilai kehadiran Kapolres bukan hanya membawa bantuan logistik dan tim kesehatan, tetapi juga hiburan serta dukungan moril yang sangat dibutuhkan.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Kami ingin hadir tidak hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga untuk menguatkan mental dan semangat masyarakat. Dengan kebersamaan seperti ini, kami berharap para pengungsi tetap tabah, optimis, dan percaya bahwa kondisi akan segera membaik,” ujarnya.
Ia berharap, kehadiran Polri di tengah pengungsian dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk saling menguatkan dan bangkit bersama pascabencana.
Tribratanews Polres Lhokseumawe Portal Berita Polres Lhokseumawe