Lhokseumawe- Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, SH, S. Ik, MH diwakili Kompol Ahzan, SH, S. Ik, MSM sampaikan materi tentang Terorisme dan radikalisme dihadapan ratusan mahasiswa yang mengikuti orientasi Mahasiswa baru di Aula Islamic Centre Kota Lhokseumawe. ” Selasa siang (22/8/2017)

Dalam sambutannya, Ko8mpol Ahzan menyampaikan, terorisme dan radikalisme sangat berbahaya bagi persatuan dan kesatuan generasi bangsa.
“Ciri-ciri terorisme dapat dikenali diantaranya dari karakter mereka, ciri-cirinya adalah cenderung intoleran dan cenderung mempertahankan idealismenya, tidak memperdulikan faham orang lain, menganggap ajarannya paling benar dan ajaran lain sesat atau kafir walaupun sesama islam, mereka juga hanya berkomunikasi dan berteman dengan yang sefaham dengan mereka.”ungkapnya
Organisasi terorisme ini sangat terstruktur dan sulit terdeteksi, mereka menggunakan telegram yang pernah dilarang pemerintah, karna telegaram ini tempat para teroris berkomunikasi, aplikasi ini punya kelebihan susah terdeteksi.”sebut Kabag Ops
Target mereka bukan orang kaya, bukan ekonomi lemah auat orang berpendidikan tetapi target mereka adalah orang yang mudah tersoktrin atau mudahbterpengaruh bujuk rayu mereka, jadi tidak terfokus pada suatu profesi, kaya atau miskin.”jelasnya
Kompol Ahzan berharap agar para peserta orientasi mahasiswa untuk membantu pemerintah melawan terorisme dan radikalisme dengan memperkuat dan memperkokoh persatuan dan kesatauan bangsa, karna terorisme dan radikalisme ini berbahaya.
(tribratanewslhokseumawe/RMD)
Tribratanews Polres Lhokseumawe Portal Berita Polres Lhokseumawe